List Teknologi Network

13 11 2006

Teknologi Kabel

dial-up PSTN

Ini teknologi paling sederhana, jaman dulu sebelum ada modem telepon hanya untuk komunikasi suara. bandwidth nya di rancang hanya untuk suara vokal, 300hz sd 3,4khz, jadi diatas itu langsung di drop oleh filter. Nah modem dial-up memanfaatkan bandwidth yang kecil tersebut untuk komunikasi data.

Komunikasi analog ini terjadi dari handset rumah sampai kantor Telkom. Dari kantor telkom sinyal analog tadi di jadikan sinyal digital dengan sampling 8khz, 8bit, bandwidth 64Bit. Dari telkom baru salurkan dengan bandwith tinggi E1 yang bisa menampung 30 kanal suara.

Perkembangan terakhir modem ini hanya mentok di bandwidth 56kbps, aktual nya hanya sampai 45-48kbps, enggak mungkin bisa di upgrade lagi, kecuali dengan teknologi yang lain.

ISDN

Integrated Service Digital Network, ISDN mempunyai 2 channel B (bearer)digunakan untuk data juga voice speed nya 64kbps & dan D (Delta) untuk sgingnaling dan control speed 16kbps. Layanan nya di sebut BRI (Basic Rate Interface) dengan bandwidth 2B+D = 2×64kbps+16kbps=144kbps, dan PRI (Primary Rate Interface) yang mencapai 30B+D atau 2.048Mbps (E1).

Setahu ku sih ISDN ini belum sempat menjadi teknologi yang populer hanya mengisi celah kekosongan dari speed lambat dial-up ke xDSL yang sangat cepat. Sekarang seakan hilang layanan ISDN ini…gak tau kemana

ADSL

ADSL (Asimetric subscriber line) termasuk keluarga xDSL terdiri dari HDSL, SDSL, RADSL, VDSL, VDSL2, G.SHDSL, PDSL. xDSL menggunakan bandwidth diatas frekuensi audio, sampai diatas 1.1Mhz. tergantung bandwidth yang dipakai. ADSL dengan bandwith 8Mbps bisa dilayani dengan kabel telp 2km, dibawah 1Mbps bisa sampai 5km. Tapi ini juga tergantung dengan kualitas kabel nya, kabel yang kecil, bad contact, crosslink yang jelek tidak akan bagus dilewati ADSL.

Ciri-ciri kabel yang jelek, suara sering kresek-kresek artinya ada badontact, suara lemah kecil artinya kabel terlalu jauh. suara yang bercampur dengan suara telp lain artinya terjadi crosslink…

Di Indonesia PT.Telkom yang notebone monopoli kabel telepon, sudah menggelar layanan ADSL dengan nama telkomnet MMA, Speedy, tapi jangan harapakan bagus kalau kabel nya sendiri sudah jelek. Terutama di daerah pinggiran, pedesaan, lebih baik cari alternatif lain.

TV cable

Teknology ini blasteran dari TV kabel, internet nya numpang di sebagai tambahan dari service TV cable. speed nya lumayan cepat bisa mencapai 10Mbps. Standar nya disebut DOCSIS (Data Over Cable Service Interface Specification) Memakai kabel Fiber Optik + coaxial dari operator TV cable ke rumah rumah. Sayang nya di indonesia TV cable yang di pelopori oleh kabelvision menyediakan akses internet yang setengah hati, banyak putus nya dari pada nyambung nya. Padahal inisalah satu akses internet yang cukup kenceng.

Power line Internet

Ini terobosan cukup inovatif, data bisa dilewatkan kabel power listrik, bandwidth bisa cukup tinggi bisa mencapai 10Mbps. Di indonesia mulai dipasarkan oleh anak perusahaan PLN Icon Plus. tapi aku belum tau kualitas nya, jadi watch & see aja deh.

Fiber Optik

Kayaknya negara maju aja yang ada layanan narik kabel sampe ke rumah rumah. Dengan FO sangat mungkin mencapai bandwith 100Mbps bahkan 1Gbps, di kita wah udah tajir banget kali ya tarik kabel FO ke rumah…:))

FO mempunyai keunggulan, bisa ditarik sangat jauh tanpa penurunan kualitas sampai 25km singlemode FO, tidak terpengaruh oleh ganguan elektromagnet yang sering terjadi pada kabel telp, atau ganguan interfrensi seperti radiolink/wlan. Biasanya untuk backbone jaringan terutama jaringan jarak jauh, kabel laut antar negara pake FO.

Teknologi Wireless

radio paket

Ya ini teknologi old, Radio HF,SSB,VHF bisa juga dilewati data, tapi speed nya rendah sekali. paling tinggi 19.2kbps untuk radio vhf, kebanyakan dipakai oleh internet radio amatir, gps tracker, dan heather station. Di indonesia di pelopori oleh Onno waktu masih di ITB, saat ini pemakai nya sedikit sekali…ya enakan pake wlan deh.

GSM/AMPS

Handphone GSM masih bisa di lewati data, tapi hiks speed nya cuma 9.6kbps, maklum gms dirancang hanya untuk voice bukan untuk data. begitu juga AMPS teknologi lawas ini aku gak tau deh masih bisa di akses data gak ya.

GPRS/CDMA

Nah ini lebih enak untuk akses internet lewat HP/PDA, bandwidth nya sudah cukup tinggi untuk akses data, cuma jangan download gede gedean bakalan jebol kantong lo…speed nya bisa mencapai 256kbps, tapi tunggu dulu ini bukan teknologi terakhir yang khusus untuk akses data…ada lagi yang lebih ngress.

Radiolink

Radiolink merupakan teknologi terestrial, jarang dipakai oleh orang rumahan, biasanya dipakai sebagai backbone entah itu jaringan telp, internet, atau handphone. Biasanya memakai frekuensi yang lisensi, sering lihat antenna gendang di tower telkom, telkomsel, atau parabola solid itu antenna radio link.

VSAT

VSAT (Very Small Apparture Terminal) merupakan teknologi komunikasi satelit, cukup pupuler untuk komunikasi jarak jauh antar kantor. Tapi jangan harapkan harga yang murah, sangat mahal untuk ukuran rumah/warnet. Kecuali budget nya cukup & pelanggan bersedia membayar mahal. Memakai frekuensi C-band 4Ghz downlink, 6Ghz Uplink. Frekuensi lain seperti KU band, populer di negara subtropis, tapi dikita yang curah hujan nya tinggi, akan sering down karena redaman air hujan yang tinggi.

DVB satellit

Ini mirip dengan TV kabel tapi, lewat satelit, relatif murah. Downlink lewat satelit tapi uplink bisa melalui teknologi lain, jadi disini bisa menghemat antenna uplink & power transmitter yang mahal.

WLAN

WLAN atau WIFI. Populer di kita karena murah, antena bisa bikin dari kaleng susu. Jangkauan cukup jauh dengan memakai antena directional, bisa mencapai 20-30km Line Off Sight. Soal teknologinya mirip dengan Radiolink bedanya WLAN memakai ISM (industrial, scientific and medical) band, Yang tanpa lisensi. Yang populer frekuensi 900Mhz 2.4Ghz dipakai pleh WLAN, diatas nya ada Frek 5,8Ghz. Frekuensi 2.4 Ghz yang paling populer karena bisa menjangkau radius yang jauh. Btw yang menarik Open microwave memakai frekuensi 2.4Ghz.

Ada tiga standar yang sudah populer yaitu 802.11A, 802.11B dan 802.11G. 802.11A memakai modulasi OFDM pada frekuensi 5.8Ghz dengan badwith maksimum 54Mbps, 802.11B memakai CDMA pada frekuensi 2.4Ghz bandwidth maksimum 22Mbps, dan 802.11G memakai OFDM pada frek 2.4Ghz maksimum 54Mbps.

WIMAX

Worldwide Interoperability for Microwave Access, pengembangan dari wlan standar nya 802.16. frekuensi nya dari 2Ghz-11Ghz bandwidth maximum 75Mbps, jangkauan sampai 50Km. Btw aku belum melihat barang wimax yang murah jadi jangan harapkan bisa pakai wimax dalam waktu dekat, paling 3-5 tahun lagi baru jadi barang kacangan. terakhir sih nyoba produk keluaran smartbridge NEXXUS CLIENT, ternyata bisa dibuat untuk PtP :D

from : andrian’s blog


Actions

Informations

RSS feed | Trackback URI

& Komentar »

Browser Internet Explorer Internet Explorer 6.0 di Windows Windows XP• avatar
Comment oleh hayatul husna
2007-08-23 14:32:32

asssalamualaikum…pernah dengar tentang “penggunaan ADSL AnnexM sebagai alternatif G.SHDSL” dalam arti ADSL yang asimetris itu digunakan untuk yang simetris?kalau pernah nemu atau baca artikelnya tolong kirim ke e-mailku y di husna_hayatul@yahoo.com..thanx b4

(Comments wont nest below this level)
 
Browser Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.6 di Mac OS Mac OS X• avatar
Comment oleh dhanis
2007-08-24 22:58:34

walaikum salam…saya belum pernah dengar. tapi kalau SDSL sdh pernah dengar sepintas dari bos saya. untuk artikel insya allah ada mas. coba saya cari di hardisk saya. nanti saya kabari via email secepatnya.

(Comments wont nest below this level)
 
Browser Opera Opera 9.20 di Windows Windows XP• avatar
Comment oleh udThe
2008-09-11 09:01:38

thanx bwt beritanya!! gw bisa dpt berita bwt tugass, niihh !!!:d/

(Comments wont nest below this level)
 
Nama (wajib)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Komentar Anda (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post